Senin, 19 November 2012

Cara membuat pembelajaran aktif dikelas



Pembelajaran aktif yaitu pembelajaran yang dilakkukan seorang murid/peserta didik disini dituntut untuk aktif dikelas atau dalam proses pembelajaran ,siswa dituntut untuk mengalami sendiri,untuk melakukan,untuk berlatih ,untuk berkegiatan dalam mengasah daya pikir anak,serta dapat mengendalikan emosional siswa dalam belajar.
Dalam setiap pembelajaran di sekolah seorang guru itu pasti menginginkan siswa/peserta didik
mereka itu rajin dan aktif dalam proses pembelajaran yang sedang berlangsung di dalam kelas/sekolah.tapi untuk mencapai pembelajaran yang aktif di dalam kelas itu pasti memerlukan cara cara yang simple tapi bermanfaat dan proses pembelajaran jadi menarik sehingga peserta didik dapat terdorong untuk melakukan timbal balik yang memuaskan dari peserta didik.nah..di artikel ini saya akan membahas beberapa cara atau metode untuk membuat pembelajaran disekolah /kelas itu aktif dalam proses pembelajaranya.
beberapa cara pembelajaran aktif di kelas  yang semoga bermanfaat bagi teman teman antara lain;

1.Dengan menggunakan media
2.Menggunakan  metode yang menarik
3.menggunakan model pembelajaran yang menyenangkan dan menarik bagi siswa
4.memakai pendekatan PAIKEM

1.      Dengan menggunakan media
Dalam pembelajaran menggunakan media ini guru dituntut untuk aktif dalam mengolah bahan yang akan di ajarkan kepada peserta didik kemudian diterapkan dalam media yang akan digunakan ,serta adanya media pembelajaran ini akan menambah semangat dan rasa ingin tahu dari peserta didik untuk mengetahui pembelajaran apa  yang akan di pelajarinya jadi siswa jadi terangsang untuk mengikuti proses jalannya pembelajaran yang akan dilakukan. media ini sebagai pancingan agar peserta didik itu jadi penasaran dan semangat dalam belajar.ada banyak media yang dapat di terapkan dalam pembelajaran,tapi disini saya akan membahas 3 macam media pembelajaran antara lain;
a.       Media visual
Adalah alat atau peraga yang digunakan dalam proses belajar mengajar yang hanya bisa dilihat oleh mata.
contoh:gambar,bagan
b.      Media audio
Adalah alat atau peraga yang digunakan dalam proses belajar mengajar yang hanya bisa di dengar saja.
contoh:radio,tape,mp3
c.       Media visual-audio
Adalah alat atau peraga yang digunakan dalam belajar yang bisa melalui pendengaran dan penglihatan.disini bisa disebut juga media gabungan dari media diatas.
contoh:video,
2.      Menggunakan metode yang menarik bagi siswa
Metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Disini seorang guru harus menggunakan metode yang menarik di sekolah terutama disekolah dasar di kelas rendah .metode yang menarik bagi siswa ini sangatlah penting untuk merangsang siswa agar tertarik dengan materi  yang akan dilaksanankan dan dipelajari.dalam proses pembelajaran metode itu sebenarnya  guru boleh menggunakan metode lebih dari satu metode selama metode tersebut masih berkesinambungan antar metode .dibawah ini beberapa metode pembelajaran antara lain;
a.       Metode karyawisata
metode karyawisata disini berarti siswa dan guru melakkukan kunjungan diluar kelas .jadi karyawisata disini siswa dan guru melakukan kunjungan yang tidak terlalu jauh dari sekolah dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menempuh perjalanan ke tempat tersebut.dalam metode karyawisata ini siswa dibawa langsung ke tempat, misalkan ke tempat tempat yang masih berhubungan dengan tema ataupun materi yang akan dipelajari oleh siswa misalkan;
1)      Ke kebun belakang sekolah ataupun yang ada di lingkungan tersebut,disitu siswa dapat mempelajari tentang tumbuhan dan hewan hewan kecil seperti ulat,dll,
2)      Ke tempat bersejarah seperti candi
3)      Ke pemilihan umum (pilkada)
Disitu siswa dapat mengamati langsung dan mempelajari apa apa yang ada di tempat yang dituju tersebut ,misalkan di tempat bersejarah seperti candi .siswa bisa belajar tentang sejarah apa saja yang melatar belakangi dibangunya candi tersebut dan peninggalan kerajaan mana.jadi siswa akan merasa ingin tahu mengenai sejarah candi tersebut dan guru sebagai fasilitator dan motivator bagi siswa,guru yang memberikan informasi dan pengarahan kepada siswa tentang apa yang belum diketahui oleh siswa dan yang ditanyakannya.
b.      Metode bermain
Permainan merupakan suatu aktivitas untuk memperoleh suatu keterampilan tertentu dengan cara menggembirakan. Apabila ketermpilan yang diperoleh dalam permainan itu berupa keterampilan bahasa tertentu, permainan tersebut dinamakan permainan bahasa (Soeparno,1998:60).
Ada beberapa faktor penentu keberhasilan permainan bahasa. Menurut Soepamo (1998:62) ada empat faktor yang menentukan keberhasilan permainan bahasa di kelas, yaitu:
1)      Situasi dan kondisi
2)      Peraturan permainan,
3)      Pemain, dan
4)      Pemimpin permainan.
c.       Metode belajar di luar kelas
Yaitu proses belajar mengajar yang dilakkukan oleh guru dan peserta didik di luar kelas/diluar ruangan kelas/berada di alam bebas.seperti belajar di bawah pohon ,di taman bermain,dll.pembelajaran ini merupakan salah satu upaya terciptanya pembelajaran yang terhindar dari kejenuhan, kebosanan peserta didik.
Kelebihan metode ini adalah;
1)      Guru mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan
2)      Mendorong motivasi belajar siswa, karena menggunakan setting alam terbuka sebagai sarana kelas,
3)      Guru bisa menggabungkan metode ini dengan metode bermain
4)      Siswa lebih enjoy dalam menjalankan proses belajar
Kelemahan metode ini adalah;
1)      memerlukan perhatian yang ekstra dari guru pada saat pembelajaran karena menggunakan media yang sesuai dengan kenyataannya di lingkungan bermain anak,yang dapat memungkinkan anak keterusan bermain di tempat tersebut dan jadi melupakan belajarnya.
3.      menggunakan model pembelajaran yang menyenangkan dan menarik bagi siswa
disini saya menggunakan Model pembelajaran Talking Stik yaitu suatu model pembelajaran kelompok dengan bantuan tongkat, kelompok yang memegang tongkat terlebih dahulu wajib menjawab pertanyaan dari guru setelah siswa mempelajari materi pokoknya, selanjutnya kegiatan tersebut diulang terus-menerus sampai semua kelompok mendapat giliran untuk menjawab pertanyaan dari guru.
Dalam penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stik ini, guru membagi kelas menjadi kelompok-kelompok dengan anggota 5 atau 6 orang yang heterogen.

Langkah-langkah Model Pembelajaran Talking Stick
Adapun Langkah-langkah Model Pembelajaran Talking Stick adalah sebagi berikut :
1)      Guru menyiapkan sebuah tongkat yang panjangnya kurang lebih 20 cm.
2)      Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari,kemudian memberikan kesempatan para kelompok untuk membaca dan mempelajari materi pelajaran.
3)      Siswa berdiskusi membahas masalah yang terdapat di dalam wacana.
4)       Setelah siswa selesai membaca materi pelajaran dan mempelajari isinya, guru mempersilahkan siswa untuk menutup isi bacaan.
5)      Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada salah satu siswa, setelah itu guru memberikan pertanyaan dan siswa yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya, demikian sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru.
6)      Guru memberikan kesimpulan.
7)      Guru memberikan evaluasi/penilaian.
8)      Guru menutup pembelajaran

Kelebihan dan kekurangan Model pembelajaran Talking Stick
Adapun kelebihan model pembelajaran Talking Stick adalah sebagai berikut :
1)      Menguji kesiapan siswa.
2)      Melatih membaca dan memahami dengan cepat.
3)      Agar lebih giat dalam belajar.
Sedangkan kekurangannya model pembelajaran Talking Stick adalah sebagai berikut :
1)      Membuat siswa senam jantung.

4.      memakai pendekatan PAIKEM
PAIKEM adalah singkatan dari pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Arti Pembelajaran itu sendiri adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
Pembelajaran aktif yaitu pembelajaran yang dilakkukan seorang murid/peserta didik disini dituntut untuk aktif dikelas atau dalam proses pembelajaran ,siswa dituntut untuk mengalami sendiri,untuk melakukan,untuk berlatih ,untuk berkegiatan dalam mengasah daya pikir anak,serta dapat mengendalikan emosional siswa dalam belajar.
Pembelajaran inovatif adalah proses pemaknaan atas realita kehidupan yang dipelajari. Makna itu hanya bisa dicapai jika pembelajaran dapat menfasilitasi kegiatan belajar yang memberi kesempatan kepada peserta didik menemukan sesuatu mulai aktfitas yang dilakoninya.
Pembelajaran kreatif merupakan pembelajaran yang mengembangkan kreatifitas peserta didik, potensi belajar, rasa ingin tahu atau penasaran dan penuh imajinasi. Karena pada dasarnya setiap individu memiliki imajinasi dan rasa ingin tahu yang tidak pernah berhenti.
Pembelajaran efektif merupakan pembelajaran yang menjamin terpenuhinya tujuan pembelajaran dengan tercapainya kompetesi dasar (KD) setelah proses pembelajaran atau pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman baru dan membentuk kompetensi peserta didik. Serta mengantarkan mereka ketujuan yang ingin dicapai secara optimal.
Pembelajaran menyenangkan adalah proses pembelajaran yang harus berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan mengesankan.
Dari uraian tersebut jelaslah bahwa pembelajaran PAIKEM adalah pembelajaran yang menekankan pada keaktifan dan kreatifitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran.

Manfaat dari cara pembelajaran aktif di atas adalah;
a.      Kegiatan belajar terasa menggairahkan peserta didik.
b.      Semua peserta didik terlibat secara aktif dalam kegiatan belajar.
c.       Mendorong peserta didik berpikir secara aktif dan kreatif.
d.      Kegiatan belajar menarik minat peserta didik
e.      Mendorong peserta didik menemukan sendiri inti dari pokok permasalahan
f.        Peserta didik pada umumnya berani bertanya secara kritis
g.      Menciptakan suasana senang dalam melakukan kegiatan belajar.dll

Dari beberapa cara yang saya ulas diatas sebenarnya masih Banyak cara untuk mencapai pembelajaran yang aktif di kelas.guru tidak hanya menggunakan salah satu cara tapi boleh di kombinasikan sesuai dengan materi yang akan di ajarkan oleh guru dalam kelas.dan masih banyak lagi metode,pendekatan ,media dll yang dapat digunakan dalam pembelajaran.sekian ulasan dari saya semoga artikel ini bermanfaat bagi teman teman semua ,,,terimakasih...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar